Cara Mengetes Adanya
Kandungan Boraks pada Makanan
Boraks adalah senyawa dengan nama kimia Natrium
tetraborat (NaB4O7) berbentuk padat. Jika dilarutkan
dalam air akan menjadi NaOH dan asam borat.
Boraks biasanya
digunakan dalam industri kertas, pengawet kayu, pengontrol kecoak, dan industri
keramik. Bayangkan saja, bahan ini malah disalahgunakan di dalam makanan yang
mana memiliki efek racun yang membahayakan sistem metabolisme manusia.
Untuk mengetes adanya
kandungan boraks dalam makanan, kita bisa menggunakan bahan alami yaitu kunyit
dan ubi ungu, selain itu dapat juga digunakan senyawa kimia asam sulfat dan
metanol.
Berikut caranya :
A. Mengetes Kandungan Boraks Menggunakan Kunyit dan Ubi
Ungu
Bahan :
1.
Kunyit
2.
Ubi ungu
3.
Sampel makanan (bakso dan mie)
4.
Boraks
Alat :
1.
Mortal
2.
Alu
3.
Pipet tetes
4.
Plat tetes
5.
Batang pengaduk
6.
Tabung reaksi
Cara Kerja :
1.
Pertama-tama haluskan kunyit dan ubi ungu menggunakan
mortal dan alu lalu tambahkan air sedikit sehingga halusannya berupa cairan
2.
Setelah itu lumatkan pula bakso dan mie secara
terpisah sampai halus menggunakan mortal dan alu (bisa tambahkan air sedikit
untuk mempermudah)
3.
Setelah bakso dan mie dihaluskan hingga berupa cairan
kental, pindahkan cairan kental tersebut menggunakan pipet tetes kedalam plat
tetes secukupnya (taruh dalam beberapa lengkungan)
4.
Teteskan cairan kunyit dan ubi ungu pada sampel yang
ada di plat tetes
5.
Amati warna yang nampak pada sampel.
Jika sampel yang
ditetesi kunyit berubah warna menjadi merah kecoklatan, maka sampel positif
mengandung boraks, begitu pula jika sampel yang ditetesi ubi ungu berubah warna
menjadi cokelat muda, maka sampel juga positif mengandung boraks.
B.
Mengetes Kandungan Boraks Menggunakan Asam Sulfat dan
Metanol.
Bahan
:
1.
Asam sulfat pekat
2.
Metanol
3.
Sampel makanan (bakso dan mie)
Alat :
1.
Mortal
2.
Alu
3.
Pipet tetes
4.
Krus porselen
5.
Korek api
6.
Kasa
7.
Kaki tiga
8.
Spritus
Cara Kerja :
1.
Lumatkan bakso dan mie secara terpisah, namun tidak
perlu terlalu halus (bisa tambahkan sedikit air untuk mempermudah)
2.
Setelah dilumatkan, pindahkan lumatan bakso dan mie ke
dalam krus porselen
3.
Siapkan spiritus, kaki tiga, dan kasa
4.
Setelah langkah ketiga siap, waktunya untuk memasak
lumatan bakso dan mie yang sudah siap tadi.
5.
Proses pemasakan dilakukan sampai sampel gosong.
6.
Setelah sampel gosong, teteskan asam sulfat dan metanol
secukupnya
7.
Selanjutnya, bakar sampel menggunakan korek api
8.
Perhatikan warna nyala api yang ditimbulkan
Jika warna nyala api
berwarna hijau, maka sampel positif mengandung boraks, namun jika nyala api
berwarna merah, maka sampel negatif mengandung boraks.
Sekian dari cara
menguji kandungan boraks pada makanan, jika ada kesalahan, mohon dimaafkan.
Kiranya bermanfaat bagi para pembaca.
0 komentar:
Posting Komentar