Kamis, 22 Maret 2018

Ujian Praktek TIK

Edit Posted by with No comments
Cara Mengetes Adanya Kandungan Boraks pada Makanan


Boraks adalah senyawa dengan nama kimia Natrium tetraborat (NaB4O7) berbentuk padat. Jika dilarutkan dalam air akan menjadi NaOH dan asam borat.
            Boraks biasanya digunakan dalam industri kertas, pengawet kayu, pengontrol kecoak, dan industri keramik. Bayangkan saja, bahan ini malah disalahgunakan di dalam makanan yang mana memiliki efek racun yang membahayakan sistem metabolisme manusia.
            Untuk mengetes adanya kandungan boraks dalam makanan, kita bisa menggunakan bahan alami yaitu kunyit dan ubi ungu, selain itu dapat juga digunakan senyawa kimia asam sulfat dan metanol.
Berikut caranya :


    A.   Mengetes Kandungan Boraks Menggunakan Kunyit dan Ubi Ungu

Bahan :
1.    Kunyit
2.    Ubi ungu
3.    Sampel makanan (bakso dan mie)
4.    Boraks
Alat :
1.    Mortal
2.    Alu
3.    Pipet tetes
4.    Plat tetes
5.    Batang pengaduk
6.    Tabung reaksi

Cara Kerja :
1.    Pertama-tama haluskan kunyit dan ubi ungu menggunakan mortal dan alu lalu tambahkan air sedikit sehingga halusannya berupa cairan
2.    Setelah itu lumatkan pula bakso dan mie secara terpisah sampai halus menggunakan mortal dan alu (bisa tambahkan air sedikit untuk mempermudah)
3.    Setelah bakso dan mie dihaluskan hingga berupa cairan kental, pindahkan cairan kental tersebut menggunakan pipet tetes kedalam plat tetes secukupnya (taruh dalam beberapa lengkungan)
4.    Teteskan cairan kunyit dan ubi ungu pada sampel yang ada di plat tetes
5.    Amati warna yang nampak pada sampel.
Jika sampel yang ditetesi kunyit berubah warna menjadi merah kecoklatan, maka sampel positif mengandung boraks, begitu pula jika sampel yang ditetesi ubi ungu berubah warna menjadi cokelat muda, maka sampel juga positif mengandung boraks.


B.       Mengetes Kandungan Boraks Menggunakan Asam Sulfat dan Metanol.

Bahan :
1.    Asam sulfat pekat
2.    Metanol
3.    Sampel makanan (bakso dan mie)
Alat :
1.    Mortal
2.    Alu
3.    Pipet tetes
4.    Krus porselen
5.    Korek api
6.    Kasa
7.    Kaki tiga
8.    Spritus


Cara Kerja :
1.    Lumatkan bakso dan mie secara terpisah, namun tidak perlu terlalu halus (bisa tambahkan sedikit air untuk mempermudah)
2.    Setelah dilumatkan, pindahkan lumatan bakso dan mie ke dalam krus porselen
3.    Siapkan spiritus, kaki tiga, dan kasa
4.    Setelah langkah ketiga siap, waktunya untuk memasak lumatan bakso dan mie yang sudah siap tadi.
5.    Proses pemasakan dilakukan sampai sampel gosong.
6.    Setelah sampel gosong, teteskan asam sulfat dan metanol secukupnya
7.    Selanjutnya, bakar sampel menggunakan korek api
8.    Perhatikan warna nyala api yang ditimbulkan


Jika warna nyala api berwarna hijau, maka sampel positif mengandung boraks, namun jika nyala api berwarna merah, maka sampel negatif mengandung boraks.

Sekian dari cara menguji kandungan boraks pada makanan, jika ada kesalahan, mohon dimaafkan. Kiranya bermanfaat bagi para pembaca.
            





0 komentar:

Posting Komentar